005. Solitude - Keheningan

0

Dulu
Kita tertawa dan bercanda
Berdua

Kamu cerita,
Aku dengarkan

Kamu menangis,
Aku usap rambut hitammu

Kamu peluk,
Aku pun bertanya-tanya

Hingga pada suatu waktu
Semuanya berubah

Aku kasih kamu senyum,
Kamu kasih aku diam

Aku tertawa dan bercanda,
Kamu hanya diam

Kuperlihatkan marah dan kesalku, 
Kamu membalas dengan diam

Aku tanya kamu, "Ada apa?"
Kamu jawab dengan diam

Kuberikan perhatian dan rasa, 
Kamu tetap saja diam

Kuberi kamu hatiku, 
Kamu tetap diam

Aku tanya kamu, "Kenapa?"
Kamu balas dengan diam

Kuberi kamu sayang dan peduliku, 
Kamu tetap diam

Kutunjukkan cinta untukmu, 
Kamu tetap diam

Aku sampai bertanya, "Apa salahku?"
Kamu jawab dengan diam

Aku minta kamu cerita, 
Kamu kasih aku diam

Aku tanya, "Kenapa kamu selalu begitu?"
Kamu tetap saja diam

Kamu tahu terkadang aku menangis, 
Dan kamu tetap saja diam

Aku tunjukkan penyesalan dan penjelasanku, 
Kamu tetap saja diam

Aku bahkan meminta maaf entah untuk sesuati yang mungkin membuatmu kecewa, 
Tapi kamu tetap saja diam

Aku ingin kamu bicara,
Tapi kamu tetap memilih diam

Aku ingin kamu tanya,
Kamu tetap memilih diam

Aku tanya, "Apa maumu?"
Kamu jawab dengan diam

Aku mengalah, 
Aku panggil namamu berkali-kali, 
Namun kamu tetap diam

Aku tanya, "Bagaimana caranya?"
Kamu menjawab dengan diam

Aku buatkan kamu ruang di hati, 
Kamu tetap saja diam

Aku dekati kamu dengan jiwa dan raga, 
Kamu menjauh dan terus diam

Hingga akhirnya aku memilih diam, 
Kamu kasih aku perasaan bersalah

Karena kamu terus-menerus diam

Ada yang salah dengan kita

Tolong, jangan terus-menerus diam

Bicaralah saru kata, 
Apapun itu

Karena aku bukan kamu

Kalau kamu mau bintang, 
Tinggal bilang bintang

Supaya aku tahu apa yabg harua kulakukan
Dan membuatmu tidak lagi diam. 

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default